SAMBUTAN

GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA ACARA  

TIRAKATAN MENYONGSONG TAHUN BARU 2020

SALATIGA, 31 DESEMBER 2019

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua.

Yang saya hormati Walikota dan Unsur Forkopimda Kota Salatiga;

Pimpinan Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah;

Para Alim Ulama, Kyai, Ustad, Tokoh Masyarakat, Santri;

Undangan dan hadirin yang berbahagia;

Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan kesempatan, sehingga dapat bersilaturahmi Tirakatan Menyongsong Tahun Baru 2020.

Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2020. Semoga di tahun ini, kita semua dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Introspeksi diri, evaluasi dan Muhasabah menjadi hal utama yang harus kita lakukan setiap peringatan tahun baru. Apa kesalahan yang telah kita lakukan dan apa kekurangan yang belum kita selesaikan di tahun lalu hendaknya menjadi sebuah renungan untuk diperbaiki di tahun ini. Sebagai hamba Allah, tentu kita tidak lepas dari kesalahan dan kekurangan. Tapi menjadi pribadi yang terus mampu memperbaiki dan menyempurnakan kekurangan diri merupakan ciri orang yang disukai Allah SWT.

Maka, awal tahun baru 2020 ini merupakan momentum yang pas bagi kita untuk reaktualisasi dan membuat sebuah resolusi tentang hal-hal apa yang akan kita lakukan setahun ke depan. Tidak hanya untuk diri dan keluarga kita saja, tetapi juga terkait dengan tugas dan tanggung jawab kita membangun daerah, bangsa dan negara.

Salah satu faktor yang paling penting dalam sebuah pembangunan adalah adanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Nek masyarakate tentrem, guyub lan rukun pemerintah akan bisa melaksanakan pem-bangunan dengan lancar. Tapi nek masyarakate podo tukaran, usreg sak enggen-enggen, pemerintah juga mesti repot sing ngurusi. Akhire program-program pemerintahan terganggu.

Alhamdulilah, saat ini secara umum situasi kamtibmas di Jateng relatif aman. Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menjaga iklim kondusivitas kehidupan di Jateng. Meski demikian, kewas-padaan harus terus kita tingkatkan karena potensi atas gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat itu selalu ada, khususnya dari gangguan radikalisme dan terorisme.

Saya senang, para ulama, pemuka agama dan tokoh masyarakat di Jateng, khususnya Kota Salatiga ini terus membantu pemerintah dalam upaya memerangi paham-paham radikalisme, terorisme dan intoleransi yang mengancam persatuan dan kebhinekaan kita. Setiap saya roadshow ke daerah, selalu saya sempatkan mampir di pondok pesantren. Saya berdiskusi dengan para kyai dan santri tentang pentingnya kita merawat nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan dalam balutan Ukhwah Islamiah.

Kita semua sepakat bahwa Islam itu menjunjung tinggi perbedaan, mengandung nilai-nilai toleransi, gotong royong, perdamaian, keberagaman dan cinta kasih pada sesama manusia. Maka menjadi hal yang penting bagi kita untuk terus memanifestasikan sikap Islami yang rahmatan lil alamin, Islam sejati sebagaimana dituntunkan dalam Al-Quran dan Hadist Rasullulah SAW. Islam yang hadir untuk kebaikan bagi seluruh penghuni alam semesta.

Maka hari ini, saya mengajak saudara semua untuk terus menebarkan kebaikan, memegang teguh Islam yang damai, toleran dan ramah serta terus berkontribusi membangun daerah, bangsa dan Negara. Saya yakin, jika umaro ulama dan seluruh masyarakat bersatu-padu maka Jawa Tengah akan bisa semakin maju dan sejahtera.

 

Terus menjunjung tinggi nilai-nilai kebang-saan serta meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia. Mari, kita jadikan Jawa Tengah sebagai benteng Pancasila. Budaya bangsa Indonesia adalah bersikap santun, penuh toleransi, suka bergotong-royong dan menjunjung tinggi adat budaya bangsa yang beradab. Maka, mari kita jadikan itu sebagai jatidiri bangsa Indonesia.   

Hadirin yang berbahagia;

Pada kesempatan ini saya juga secara resmi ingin menyampaikan bantuan Sumur Bor untuk Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah, Sidomukti, Salatiga ini. Saya pesan, sumur ini agar dijaga dengan baik, manfaatkan sumur ini seoptimal mungkin. Semoga air sumur ini dapat menjadi penghidupan bagi warga ponpes dan masyarakat sekitar.   

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Terakhir, saya ingin meminta kepada saudara semua untuk berdoa dan danmemohon kepada Allah SWT, agar Indonesia, khususnya Jateng selalu aman, tentram dan semakin sejahtera.

Terima kasih atas kebersamaan ini. Semoga Allah SWT, selalu meridhoi, melindungi dan memudahkan usaha luhur kita membangun Jawa Tengah dan Indonesia.

Wabillahi taufik wal hidayah.

Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

GUBERNUR JAWA TENGAH

 

 

 

 

 

 

 

    H. GANJAR PRANOWO, SH, M.IP