SAMBUTAN

GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA

SARASEHAN DAN PELANTIKAN KADIN JAWA TENGAH

SEMARANG, 21 DESEMBER 2019

 

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua.

Yang saya hormati, Para Narasumber dari DPR RI, OJK RI, KADIN Indonesia, Penasehat Ahli Kapolri, dan Khatib Aam PBNU;

Ketua Umum KADIN Indonesia dan Keluarga Besar KADIN Jawa Tengah;

Tamu Undangan dan Hadirin yang berbahagia;

 

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah hari ini kita dapat bersilaturahmi sekaligus melantik Pengurus KADIN Jawa Tengah.

Atas nama Pemprov Jateng saya sampaikan selamat bertugas kepada Jajaran Pengurus KADIN yang dilantik hari ini. Tidak usah berlama-lama, langsung saja gas poll melaksanakan program kerja, dalam upaya mendukung penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, sebagaimana tema kegiatan ini “KADIN Para-digma Baru” Pelopor Pejuang dan Pemberantas Kemiskinan.

 Banyak tokoh-tokoh penting hadir hari ini. Maka saya berharap, kiranya forum ini bisa menjadi ajang untuk berdiskusi dan sharing ide serta gagasan yang saudara punya dalam rangka memajukan organisasi dan membangun Jawa Tengah. Dari forum ini, saya harap akan muncul berbagai program kerja yang realistis, terukur, dan inovatif khususnya untuk membantu pemerintah mengatasi kemiskinan yang masih menjadi PR utama Jawa Tengah.

Bapak-Ibu, dapat saya sampaikan bahwa Jateng menghasilkan capaian yang menggembira-kan dalam upaya penurunan kemiskinan. Jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah periode Maret 2019 turun sebanyak 124,2 ribu orang dari periode September 2018, dan sejak Maret 2014 hingga Maret 2019 telah turun 1.093.220 orang (BPS). Walaupun dari tahun ke tahun angka tingkat kemiskinan di Jawa Tengah selalu mengalami penurunan, tapi jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah masih tergolong tinggi. Saat ini jumlah penduduk miskin di Jateng sebesar 3,74 juta orang atau 10,80%. Namun demikian, angka kemiskinan Jateng masih berada di atas angka nasional yaitu 9,41%.

Maka, dalam rangka menurunkan angka kemiskinan, seluruh elemen bangsa harus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dalam segala bidang, termasuk di dalamnya adalah KADIN sebagai organisasi pengusaha Indonesia yang ergerak di bidang perekonomian. KADIN harus mampu menjadi lokomotif ekonomi bangsa. KADIN harus bisa menjadi mesin produksi pencetak pengusaha Indonesia. 

Namun, saya memahami bahwa dalam upaya mencetak para pengusaha dan mendorong sektor wirausaha, masih banyak kendala yang kita hadapi. Masih rendahnya jiwa kewirausahaan dan kompetensi SDM, terbatasnya  sarana  produksi,  rendahnya  pemanfaatan  teknologi, terbatasnya permodalan, dan jaringan usaha. Tentu ini menjadi PR yang harus kita selesaikan bersama. KADIN saya minta untuk dapat memberikan sumbangsih pemikiran terkait hal ini.

Lebih dari itu, saya minta KADIN menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang baik dan tertib, sehingga dunia usaha berkembang semakin maju dalam menunjang pertumbuhan ekonomi nasional. KADIN harus selalu berdampingan dengan pemerintah men-jalankan peraturan-peraturan yang berlaku, utamanya terkait perdagangan dan investasi. Karena itu, KADIN harus menjadi kepanjangan tangan dalam berpartisipasi mengamankan kebijakan-kebijakan pemerintah yang berlaku.

Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini. saya mengajak KADIN Jawa Tengah untuk terus memberikan karya nyata, berkontribusi terhadap pembangunan dalam rangka mewujudkan Jawa Tengah yang sejahtera dan berdikari. Terus jalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah. Saya yakin, dengan berpegang teguh pada nilai-nilai kegotong-royongan dan kerjasama, berbagai permasalahan yang ada dapat kita selesaikan bersama.

Hadirin yang berbahagia;

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini.

SUKSES UNTUK KADIN JAWA TENGAH.

Sekian dan terima kasih.

Wabilahittaufiq wal hidayah,

Wassalamulaikum Wr.Wb.

 

GUBERNUR JAWA TENGAH

 

H. GANJAR PRANOWO, SH. M.IP