ATUR PANGANDIKAN

GUBERNUR JAWI TENGAH

ING ADICARA

PEMBUKAAN SOSIALISASI

KEPATUHAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR

BERSAMA TP-PKK PROVINSI JAWI TENGAH

BREBES, 5 MARET 2020

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Sugeng enjang lan karaharjan dhumateng kito sekalian;

Ingkang kulo kurmati Bupati lan Unsur Forkopimda Kabupaten Brebes;

Ketua TP. PKK Jawa Tengah lan poro jajaran;

Kepala Bapenda Provinsi Jawi Tengah;

Ketua lan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes;

Ketua Organisasi Wanita Kabupaten Brebes lan Tamu Undangan ingkang minulyo;

Puji syukur konjuk dumateng Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah ing dinten punika kito sedoyo taksih dipun paringi nikmat sehat lan kasempatan sahinggo saget mekempal lan manunggal minongko Sosialisasi Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Jawi Tengah.

Bapak, Ibu lan para rawuh sedaya, prelu kulo aturaken bilih yektosipun, saben dinten Kemis, jajaran Pamarintah Provinsi Jawi Tengah dipun prayogakaken ngginaaken Basa Jawi saklebetipun wawan pengandikan ing papan makaryo. Nanging amargi ingkang rawuh mboten sedaya saking Jawi, lan punapa ingkang kulo aturaken kedah saged dipun mangertosi kanthi sae, pramilo saklajengipun kulo badhe matur ngginaaken Basa Indonesia. 

Kegiatan ini sangat positif untuk menyama- kan persepsi dan komitmen kita semua guna mengoptimalkan pendapatan daerah dalam rangka membangun Jawa Tengah. Selain itu, Forum ini merupakan wahana untuk menambah wawasan kita terkait strategi dan taktik guna mendorong masyarakat semakin patuh dalam membayar pajak kendaraan bermotornya.

 Ini penting, mengingat pajak kendaraan bermotor merupakan komponen utama dalam pembangunan daerah.  Untuk diketahui, Pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang utama guna membiayai pembangunan daerah. Pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang penting guna membiayai pembangunan daerah, yang saat ini menyumbang 84,04% dari Pendapatan Asli Daerah, dan 33% diantaranya dari Pajak Kendaraan Bermotor. Tahun 2019, Pajak Kendaraan Bermotor terealisasi lebih dari 100%, dari target yang ditetapkan, namun demikian masih ada tunggakan, masih bayak yang belum patuh membayar.

Jumlah tunggakan tahun 2019 sudah diatas Rp.404 Miliar, kurang lebih 1,4 juta obyek pajak yang belum melakukan pembayaran, belum lagi tunggakan diatas 1 tahun, maka dengan forum Sosialisasi ini semoga dapat meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.

Untuk diketahui, Pajak Kendaraan dari realisasi yang diterima oleh Provinsi dibagi hasilkan sebesar 30% untuk pemerintah kabupaten/kota, demikian pula dengan jenis pajak yang lain. Semakin banyak realisasi semakin besar pula bagi hasilnya untuk pembangunan di kabupaten/kota. Total Bagi Hasil Pajak Daerah Provinsi tahun 2019 yang telah disalurkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota total sebesar 5,251 Trilyun, dan 1,304 Trilyun diantaranya dari Pajak Kendaraan Bermotor.

Guna meningkatkan penerimaan Pajak Dae-rah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membuka layanan Pajak Daerah melalui Samsat Induk, Samsat Pembantu, Samsat Keliling, Samsat Drivethru, Samsat Gerai, Samsat Siaga dan Samsat PATEN. Berbagai cara juga telah di-laksanakan guna mengoptimalkan pendapatan daerah, emlalui pajak kendaraan bermotor. Kami telah berikan berbagai kemudahan kepada para wajib pajak. Pelayanan kepada masyarakat pun sudah semakin baik. Samsat sudah jadi primadona dan banyak diomongkan orang karena kecepatan dan kemudahan pelayanannya.  Samsat online sudah oke. PATEN juga bagus yaitu makin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kita juga punya aplikasi Sakpole yang memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor. Saya yakin rekan-rekan Bapenda itu kerjanya hampir tidak ada berhentinya. Buka weekend services di kantor-kantor pelayanan. Ketuk rumah satu persatu. Penagihan door to door, satu kerja nyata yang patut kita acungi jempol.

Berbagai upaya keras yang dilakukan oleh rekan-rekan di pemerintahan ini harus didukung oleh segenap elemen masyarakat, termasuk PKK. PKK harus menjadi partner terbaik dan berkomitmen dalam mensukseskan berbagai program pemerintah termasuk juga program terkait dengan kepatuhan pembayaran kendaraan bermotor. Hal ini juga sejalan dengan salah satu tujuan gerakan PKK, yaitu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Saya yakin, kalau semua kader PKK ikut terlibat dan berkontribusi aktif dalam program ini maka efeknya akan luar biasa. Biasanya, bapak-bapak itu takut sama istrinya, kalau istrinya sudah memberikan perintah untuk taat bayar pajak, mesti bapak-bapak akan nurut. Apalagi kalau mengingatkanya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, mesti langsung dibayar pajak kendaraan bermotornya. Lebih dari itu, saat ini pemerintah juga memberikan hadiah bagi para wajib pajak yang membayar pajak kendaraan bermotornya. Tahun kemarin saja ada 2 mobil, 47 motor dan  TV dibagikan. Jadi di samping kita taat aturan, berkontribusi dalam pembangunan daerah dan sekaligus berpeluang mendapatkan hadiah yang istimewa.   

Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini saya minta kepada seluruh peserta sosialisasi ini untuk bisa memanfaatkan forum ini sebaik mungkin agar kita semakin tahu tips dan trik jitu guna mendorong masyarakat untuk semakin patuh melakukan pembayaran kendaraan ber-motornya. Mari kita bersinergi untuk meng-upayakan langkah-langkah bersama dalam rangka optimalisasi pajak daerah. Masyarakat taat pajak, pembangunan lancar dan masyarakat semakin sejahtera.

Undangan dan hadirin yang berbahagia;

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya dengan memohon ridho Allah SWT, dan seraya mengucap bismillahhirrohmannirrohim, Sosialisasi Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, secara resmi saya buka dan mulai. Semoga forum ini berjalan dengan lancar serta memberikan hal positif bagi kemajuan Jawa Tengah.

Sekian dan terima kasih.

Wabillahi taufik wal hidayah

Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

GUBERNUR JAWA TENGAH

 

 

     H. GANJAR PRANOWO, SH, M.IP