SAMBUTAN

GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA ACARA

FESTIVAL DUSUN KRECEK 2019

“MERTI DESA, MULAT SARIRA”

TEMANGGUNG, 30 NOVEMBER 2019

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua.

 

Yang saya hormati, Bupati beserta Unsur Forkopimda Kabupaten Temanggung atau yang mewakili;

 

 

Camat Kaloran dan Kepala Desa Getas;

 

Para Kyai, Para Sesepuh pinisepuh, Panitia dan Segenap masyarakat Desa Getas, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung;

 

 

 

       Hadirin yang berbahagia;

Teriring rasa syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, siang ini kita masih diberikan nikmat sehat dan nikmat kesempatan sehingga dapat bersama-sama hadir untuk bersilaturrahmi dalam acara Tradisi Festival Dusun Krecek 2019 “Merti Desa, Mulat Sarira”. Kegiatan ini sangat positif, tidak hanya sebagai media silaturahmi atau anjang sana antara warga, namun sekaligus sebagai sarana untuk memantapkan jatidiri sebagai bangsa dan meles-tarikan budaya asli anak bangsa. Oleh sebab itu, saya sampaikan “Terima kasih” dan “Apresiasi” kepada Panitia yang telah berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Inilah padu padan kearifan lokal yang semestinya terus kita gaungkan.

 

Saya berharap, dengan diselenggarakannya acara tradisi Merti Desa di Desa Getas, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung ini menjadi wacana bagi desa-desa lain di Jawa Tengah untuk mencontoh desa ini dalam upaya “nguri-uri”  kesenian tradisional dan budaya Jawa.

Hadirin yang saya hormati;

Merti desa atau kalau jaman sekarang lebih trend orang menyebutnya dengan ulang tahun desa, mempunyai arti sebagai bentuk syukur masyarakat desa dimana mereka tinggal dengan suatu rangkaian kegiatan diantaranya melakukan bersih desa dan selamatan bersama. Semua kegiatan tersebut memiliki arti yang signifikan dalam menata sistem kemasyarakan ala adat jawa.

Keanekaragaman budaya yang ada di Jawa Tengah menjadi tantangan dan sekaligus modal. Menjadi tantangan, karena kita wajib untuk me-lestarikan dan menjaganya agar tidak diakui se-cara sepihak sebagai milik bangsa lain. Menjadi modal, karena punya potensi besar untuk meng-gugah karya dan krida meningkatkan kesejahte-raan malalui pengembangan ekonomi produktif yang berbasis budaya.

Saya percaya, apabila momentum tradisi Merti desa seperti ini dikembangkan yang makin kreatif, Insya Allah akan dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, bahkan mendu-kung pertumbuhan ekonomi daerah maupun pe-ningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Event-event kreatif dan inovatif seperti inilah yang harus terus kita selenggarakan bersama dalam rangka membangun pariwisata Jawa Tengah. Festival Dusun Krecek 2019 merupakan upaya yang bagus untuk mendorong desa-desa di Jateng agar mengekplorasi potensi dan keunggulan wisata yang dipunyai agar dikemas dengan lebih baik lagi sehingga mampu menarik wisatawan. Harapan saya, dari event ini akan muncul desa wisata yang sukses meng-embangkan potensi wisatanya dan menjadi andalan Jawa Tengah. 

Kabupaten Temanggung sangat potensi untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata, karena keanekaragaman sumber daya alam dan sumber daya manusia sangat mendukung hal tersebut. Keinginan dan semangat masyarakat untuk maju berkaitan dengan pendayagunaan Potensi dan daya tarik wisata pedesaan terlihat kuat dengan semangat swadaya dan kebersamaan. Untuk itu, perlu fasilitasi dari Pemerintah setempat, sehingga keanekaragaman daya tarik wisata tersebut dapat berdaya guna dan memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Temanggung.

Harapan selanjutnya, apabila Festival Dusun Krecek 2019  ini bisa diolah secara profesional, misalnya dengan cara dikemas menjadi sebuah paket wisata yang menarik, maka akan mampu memberikan kontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan, pelestarian sumber daya dan kearifan lokal serta mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

        Satu hal yang perlu saya tekankan, bahwa melalui momentum kegiatan ini harus dapat memberikan wacana pembelajaran bagi generasi muda agar tidak lupa akan sejarah.

        Hanya dengan keikhlasan, ketulusan, kerja keras dan kebersamaan, Insya Allah kehidupan Jawa Tengah akan semakin sejahtera.

 

 

       Hadirin yang saya hormati;

Demikian, yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya, dengan mengucap bismillahhirrohmannirrohim, Festival Dusun Krecek 2019, secara resmi saya buka dan mulai.

Semoga event memberikan efek yang signifikan bagi pembangunan pariwisata Jawa Tengah.

Wabillahi taufik wal hidayah

Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

 GUBERNUR JAWA TENGAH

 

 

    H. GANJAR PRANOWO, SH, M.IP