SAMBUTAN

GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA ACARA  

PERINGATAN NABI BESAR MUHAMMAD SAW

PEKALONGAN, 01 DESEMBER 2019

Bismillahirrohmaanirrohiim       

Assalamualaikum Wr.  Wb.

wassalatu wassalamu ‘ala ashrofil  anbiya i wal-mursalin, Sayyidina wa        habibina wa syafi’ina wa maulana         Muhammaddin, wa ‘ala alihi wa sahbihi ajma’in amma ba’du.

Yang saya hormati, Walikota dan Unsur Forko-pimda Kota Pekalongan atau yang mewakili;

Wabil khusus Abah Habib M. Luthfiiy Ali Bin Yahya;

Para Sepuh Pinisepuh, Kiai, Habaib, Alim Ulama, Panitia, Santri dan hadirin sekalian;

Puji syukur kehadirat Allah SWT, Alhamdulillah siang hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan kesempatan, dipertemukan oleh Allah SWT di majelis yang sangat mulia dalam acara Peringatan Nabi Besar Muhammad SAW.

Tak lupa, Sholawat dan salam selalu kita sanjungkan kepada beliau junjungan kita Nabi Agung Rasulullah Muhammad SAW yang akan senantiasa kita nantikan syafa’atnya di akhirat nanti.

Kerja besar yang telah dilakukan panitia patut kita apresiasi dan mudah-mudahan ditingkatkan derajatnya oleh Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan ini, karena selain meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi wahana untuk berdo’a agar kita selalu diberi bimbingan, sehingga apa yang kita lakukan senantiasa bisa memberikan manfaat dan maslahat kehidupan bagi masyarakat.

Selain itu, Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah wujud penghormatan kepada beliau atas jasa-jasanya dalam perjuangan dan perkembangan Agama Islam. Dan ini menjadi momentum yang tepat bagi kita semuanya untuk merenungkan keteladanan Rosulullah. Dalam hal keteladanan sosial, Rosul juga memberikan contoh, memberikan keteladanan bagaimana membangun hubungan persaudaraan ukhuwah Islamiyah, membangun dan membudayakan tolong-menolong sesama umat.

Maka keteladanan beliau bisa dijadikan inspirasi dan sumber motivasi, terutama dalam memanifestasikan sikap Islami yang rahmatan lil alamin, Islam sejati sebagaimana dituntunkan dalam Al-Quran dan Hadist Rasullulah SAW.

Islam itu hadir untuk kebaikan bagi seluruh penghuni alam semesta. Islam itu sangat menghargai perbedaan, mengandung nilai-nilai toleransi, keberagaman dan cinta kasih pada sesama manusia. Bukankah Islam mengajarkan 2 buah prinsip beragama yang sangat penting yaitu  Hablumminallah dan Hablumminannas. Jadi selain kewajiban kita untuk beribadah kepada Allah SWT, kita juga harus mampu menjaga hubungan dan berbuat baik kepada sesama manusia.

Maka, saya ingin mengajak umat islam dan khususnya masyarakat Jawa Tengah untuk semuanya berbicara baik, untuk selalu berfikir positif, dan memperkuat ukhuwah wathaniyah kita. Dan gunakan kesempatan yang baik ini sebagai media berkumpul, bersilaturahmi dan bersatunya umat Islam untuk kemajuan pembangunan bangsa. Demi Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.

Kita harus terus hindari ujaran kebencian, berita bohong (hoax), hindari saling menjelek-jelekkan di antara umat muslim, hindari hasutan-hasutan yang tidak berguna dan jangan saling memprovokasi antara umat. Semua itu hanya melemahkan kita dan merugikan kita sebagai umat islam di Indonesia. Terorisme dan Radikalisme harus kita hentikan. Oleh karena itu, Kami membutuhkan tenaga seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama pemerintah bahu-membahu melawan terorisme dan radikalisme serta untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa.

Salah satu Hadist Rasulullah yang perlu kita teladani yaitu “orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seseorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”. Jika kita semua bisa mengamalkan hadist tersebut maka tentu akan sangat elok kehidupan ini, hidup guyub, rukun dan bergotong royong membantu sesama. Hal seperti inilah yang saya inginkan dari masyarakat Jawa Tengah. Jika masyarakatnya guyub dan rukun tentu pembangunan bisa berjalan dengan lancar.

        Hadirin yang berbahagia;

Selain itu, mari kita gunakan kesempatan yang baik ini sebagai media berkumpul, bersilaturahmi dan bersatunya umat Islam untuk kemajuan pembangunan bangsa. Demi Indonesia yang aman, damai dan sejahtera. Saya yakin tidak hanya Umat Islam yang menginginkan kondisi aman dan damai, tetapi seluruh masyarakat Indonesia menginginkan hal itu.

Maka dari itu, pemahaman dan pengamalan nilai keIslaman dengan Alqur’an-nya menjadi pintu utama merawat Keindonesiaan dan kebhinneka Tunggal Ika-an kita hari ini, esok dan masa mendatang.

       Mengakhiri sambutan ini, saya ingin nitip pesan kepada para Kiai, Ustad dan Alim Ulama supaya ampun sayah paring pitutur dumateng umat tentang pentingnya menghargai perbedaan serta untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi dalam keberagaman, demi NKRI dan demi Indonesia.

Hadirin yang berbahagia;

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga Allah SWT, selalu melindungi dan meridhoi kita.

 

Wabillahi taufik wal hidayah

Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

 

                                                                                                                                                                                   GUBERNUR JAWA TENGAH

 

 

                                                                                                                                                                              H. GANJAR PRANOWO, SH., M.IP