SAMBUTAN

WAGUB GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA ACARA  

PERINGATAN MAULID MUHAMMAD SAW  1441 H

SEMARANG, 30 NOVEMBER 2019

 Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

         Selamat siang.

 

Yang saya hormati Camat Semarang Barat dan Lurah Manyaran;

Mauidhoh Khasanah Habib Muhammad Bin Farid Al Muthohar;

 

        Para Kyai, Ustad, Ulama, Pemuka     Agama, Seluruh Panitia Acara,     Undangan dan hadirin sekalian;

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah siang ini kita masih diberikan nikmat sehat dan kesempatan, sehingga dapat bersama-sama hadir di Masjid Jami’ Al Muttaqin Manyaran Kota Semarang, dalam acara “Peri-ngatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H”. Mengawali sambutan ini, marilah sholawat dan salam selalu kita panjatkan kepada beliau junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW yang akan selalu kita nantikan syafaatnya di akhirat nanti.

Selanjutnya saya sampaikan apresiasi dise-lenggarakan kegiatan ini. Selain untuk mening-katkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi wahana untuk berdo’a agar kita yang masih hidup selalu diberi bimbingan, sehingga apa yang kita lakukan senantiasa bisa memberikan manfaat dan maslahat kehidupan bagi masyarakat.  

Oleh karena itu, marilah kita mengawalinya dengan bersikap ramah dan saling tolong meno-long. Sesungguhnya tidak ada kebaikan bagi seseorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Dengan ramah dan saling menolong, Insya Allah tidak hanya nentremke ati, melainkan juga membuat orang lain merasa nyaman dan aman. Sehingga akan terjalin guyub, rukun dan bergotong royong membantu sesama. Hal seperti inilah yang saya inginkan dari masyarakat Jawa Tengah.

Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Manyaran ini untuk terus bergotong royong, bahu-membahu dalam kebaikan dan terus berkontribusi terhadap pembangunan Jawa Tengah. Termasuk dalam hal menyelesaikan ber-bagai permasalahan yang menghambat pemba-ngunan seperti penyalahgunaan bahaya laten radikalisme dan terorisme. Terlebih mau pergan-tian yang kadang di gunakan oleh orang tidak bertanggungjawab untuk berbuat onar, seperti mengebom, dll.

Untuk itu, mari kita gunakan kesempatan yang baik ini sebagai media berkumpul, bersilaturahmi dan bersatunya umat Islam untuk kemajuan pembangunan bangsa. Demi Jateng dan NKRI yang aman, damai dan sejahtera. Saya yakin asalkan semua umat Islam dalam kebaikan, maka dunia ini juga baik, kondisi aman dan damai. Saya sampaikan demikian karena jumlah umat Islam itu paling banyak di antara umat agama lain. Maka sumangga saling bersatu padu dalam kebaikan.

Termasuk seia sekata dalam meneladani Nabi Agung Muhammad S.A.W. yang cerdas dan arif dalam menyikapi umat-Nya. Juga sabar namun sigap menghadapi berbagai permasalah-an. Di era ini, hal itu bisa kita terapkan dengan cara tidak terpancing dan terprovokasi atas berita hoax tersebut. Selain itu juga bijaksana dalam menggunakan media sosial.

Itulah beberapa wujud penghormatan ke-pada beliau atas jasa-jasanya dalam perjuangan dan perkembangan Agama Islam. Maka ayuk, kita jadikan keteladanan beliau sebagai inspirasi dan sumber motivasi, terutama dalam memanifes-tasikan sikap Islami yang rahmatan lil alamin, Islam sejati sebagaimana dituntunkan dalam Al-Quran dan Hadist Rasullulah SAW. Dengan demikian Jateng tetap kokoh dalam persatuan dan kesatuan bangsa untuk Indonesia.

        Hadirin yang berbahagia;

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya mari kita simak materi yang akan disampaikan AL Habib Muham-mad bin Faraid Al Mutohar.

Semoga Allah SWT, selalu memudahkan, melindungi dan meridhoi usaha luhur kita. Sekian dan terima kasih.

Wabillahi taufik wal hidayah

Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

 

                                                                                            WAKIL GUBERNUR JAWA TENGAH

 



                                                                            H. TAJ YASIN