ATUR PANGANDIKAN

GUBERNUR JAWI TENGAH

ING ADICARA

PANGEPYAKAN SAHA WAWAN PANGANDIKAN BABAGAN BUKU “EXPLORE BOROBUDUR”

KARYA LILLY T ERWIN, ABANG ERWIN

SAHA IMA HARDIMAN

MAGELANG, 28 NOVEMBER 2019

 

       Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Karaharjan mugi dhumantuk kita sedaya; kula aturkan sugeng siyang.

 

Ingkang kula urmati Direktur Utama PT. Gramedia Pustaka Utama;

Para panyerat Buku Explore Borobudur;

 

Para Rawuh ingkang Winantu Ing Suka Rahayu;

       Kairing raos syukur dhumateng Gusti Ingkang Murbeng Dumadi, sahengga panjenengan lan kula taksih dipun paring nikmat bagas waras saha kalongan wekdal, saged makempal di Omah Budur, Kampung Juawahan wanurejo, Borobudur, Mage-lang, hangestreni “Pangepyakan Saha Wawan Pangandikan Babagan Buku Explore Borobu-dur, Karya Lilly T Erwin, Abang Erwin, saha Ima Hardiman”. Ingkang sepisan kula aturaken “matur nuwun” dumateng para panyerat buku. Punika pratanda, panjenengan sedaya tansah tres-na kalian budaya, kalebet Borobudur ingkang kawenter sak jadag raya.

       Punapa malih sak mangke pamarintah ke-pengin mujudaken Borobudur dados salah setung-galipun destinasi utama ing Indonesia kadosto Bali. Pramila salah setunggalipun destinasi “Bali Baru” inggih punika Candi Borobudur.  

Oh inggih Bapak, Ibu lan para rawuh sedaya, prelu kulo aturaken bilih yektosipun, saben dinten Kemis, jajaran Pamarintah Provinsi Jawi Tengah dipun prayogakaken ngginaaken Basa Jawi saklebetipun wawan pengandikan ing papan ma-karyo. Nanging amargi ingkang rawuh mboten sedaya saking Jawi, lan punapa ingkang kulo aturaken kedah saged dipun mangertosi kanthi sae, pramilo saklajengipun kulo badhe matur nggina-aken Basa Indonesia.

Terkait Borobudur sebenarnya sudah terkenal sejak dulu. Hanya saja sebatas Candi Borobudur. Nah, dalam Buku Eksplore Borobudur, di dalamnya tercakup 100 destinasi instagramable di sekitar Candi Borobudur. Tercakup alam dan adventurnya, seni budaya dan religi, kuliner, kerajinan, hingga hotel di sekitar Borobudur termasuk homestay-nya. Tentu ini ”sesuatu banget” untuk lebih me-ngenalkan Kawasan Borobudur yang ternyata kaya akan destinasi.

Maka saya berharap pemasaran buku ini lebih diperluas. Kalau perlu juga ada soft copy meski sebatas ringkasan yang bisa dishare ke medsos. Dengan demikian 100 destinasi di sekitar Candi Borobudur tersebut lebih terkenal secara luas. Harapannya mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Perlu saya sampaikan sektor pariwisata Jawa Tengah dari hari kehari semakin maju dan bergerak kearah yang positif. Sepanjang tahun 2017, wisatawan Nusantara yang berkunjung ke Jateng mencapai 40.118.470 orang. Tahun 2018 jumlah kunjungan Wisatawan Nusantara ke Jateng meningkat sebesar 48.943.607 orang.

Tahun 2017 Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jateng mencapai 781.107 orang, jumlah tersebut melampaui target yang kami tetapkan sebesar 430.000 orang. Sedangkan tahun 2018 jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara mengalami penurunan yaitu 677.168 orang. Tetapi jumlah tersebut telah melampaui target yang kami tetapkan sebesar 435.000 orang.

Perkembangaan Pariwisata Jateng juga terlihat dari jumlah Hotel, Biro Perjalanan dan Jumlah Daya Tarik Wisata yang terus bertambah. Jumlah Hotel Berbintang di Jateng sebanyak 291 hotel dengan kapasitas kamar mencapai 23.718 kamar. Sedangkan untuk Hotel non Bintang jumlahnya mencapai 1.130 hotel dengan kapasitas kamar mencapai 26.236 kamar. Di Jateng tahun 2018 terdapat 211 Biro Perjalanan Wisata. Se-dangkan untuk Agen Perjalanan Wisata mencapai 313 Agen perjalanan.

Pemprov Jateng juga terus bekerja keras membangun sektor pariwisata ini dengan membuat dan memperbaiki sarana prasarana pendukung pariwisata seperti revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas, perluasan Bandara Ahmad Yani serta terus memperbaiki akses transportasi ke obyek wisata yang ada. Ini semua kita lakukan karena keberhasilan pembangunan pariwisata akan men-jadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi masya-rakat.

Untuk itu saya sampaikan ”terima kasih” kepada penggagas dan penulis Buku Explore Borobudur. Kehadirannya diharapkan semakin memajukan Kawasan Borobudur dan sekitarnya, sehingga kesejahteraan juga semakin meningkat. Ini karena Borobudur dan pariwisata Jateng tentu tidak akan berhasil tanpa ada dukungan dan kontribusi dari seluruh elemen masyarakat yang ada.

Ucapan yang sama juga saya tujukan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, Pelaku Industri Pariwisata, Perhotelan, Travel Agent, Wartawan, Praktisi Media, Akademisi, Pemerhati Pariwisata dan Seluruh Masyarakat Jawa Tengah yang telah ikut berkontribusi memajukan dan berbuat yang terbaik untuk pariwisata Jawa Tengah.

 

Hadirin yang berbahagia;

Mengakhiri sambutan ini, kepada semua pihak, mari terus kita promosikan Borobudur dan pariwisata Jateng. Mari kita bersinergi untuk membangun Jateng yang semakin sejahtera.

Demikian yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan yang baik ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi usaha luhur kita.

Wabillahitaufik wal hidayah

       Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

 

                                                GUBERNUR JAWA TENGAH

 

 

                                                    H. GANJAR PRANOWO, SH, M.IP