SAMBUTAN

WAKIL GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA ACARA  

KUNJUNGAN KERJA KE TAMAN SELFI BUNGA CINTA KEMANTREN DESA KALILUNJAR

BANJARNEGARA, 6 DESEMBER 2019

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua.

Yang saya hormati, Bupati dan Unsur Forkopimda Kabupaten Banjarnegara;

Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Penggiat Desa Wisata, Undangan dan Hadirin yang berbahagia;

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan kesempatan, sehingga dapat mengunjungi Taman Selfi Bunga Cinta Kemantren Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara.

Ini sangat bagus banget. Tempat wisata dengan spot-spot selfi kekinian yang menyatu dengan alam. Saya yakin jika tempat wisata ini dikembangkan terus akan semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan sehingga berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan maasyarakat sekitar. Potensi-potensi seperti inilah yang harus terus digali dan dikembangkan. Sudah ada dana desa yang bisa dimaksimalkan untuk menggarap potensi desa ini. Pergunakan Dana Desa ini dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran desa.

Pengembangan desa wisata memang tepat untuk menggerakkan ekonomi pedesaan. Banyak hal yang semula dianggap tidak berarti ternyata dapat menarik minat wisatawan untuk datang ke desa dan pada akhirnya menambah penghasilan penduduk desa. Menanam sayuran, memetik kebun apel, memerah susu kambing, mengarungi jeram sungai, dan sebagainya adalah aktivitas yang bisa dijual kepada penduduk kota dan turis asing. Sumber mata air yang diubah menjadi kolam pemandian yang ditata apik dapat menambah kas desa berlipat-lipat. Menyewakan sepeda untuk turis juga berpotensi men-datangkan keuntungan untuk penduduk desa.

Desa wisata tidaklah harus memiliki kekayaan alam atau objek wisata alam yang indah. Yang lebih utama adalah creating value dengan cara creating uniqueness. Dengan kata lain desa harus menciptakan nilai lebih dengan keunikan yg dimilikinya.

Misalnya, sebuah desa yang masih memegang teguh adat istiadatnya bisa dijadikan keunikan dan nilai lebih kepada wisatawan. Atau misalnya, desa yang masih memiliki arsitektur rumah khas asli dan terawat. Bisa juga penduduk setempat memiliki tradisi gotong royong atau kekhasan dalam bertani. Contoh lain, desa dengan tradisi budaya yang masih rutin dilakukan, termasuk tari-tarian, nyanyian, musik, dan budaya lain yang khas. Bisa berupa desa yang menjaga kebersihan dan kelestarian alamnya. Bisa pula desa yang memiliki tradisi membuat kerajinan khas daerah atau makanan khas daerah, dan lain sebagainya.

Desa dengan kualifikasi dan nilai plus seperti contoh-contoh di atas harus segera berbenah mempersiapkan diri serta mengolah potensi yang dipunya untuk  menjadi desa wisata. Yang perlu dilakukan, antara lain mengedukasi dan melatih penduduk serta stakeholder terkait tentang kepariwisataan, meningkatkan kualitas keunikan desa, memperbaiki sarana prasarana desa, dan menyiapkan akomodasi yang layak dan bersih.

Selain itu, menyiapkan rumah makan khas daerah, menyiapkan transportasi lokal yang juga unik seperti andong, becak khusus, sepeda ontel, menyiapkan pusat informasi desa serta petunjuk-petunjuk jalan yang jelas. Juga penting untuk bekerjasama dengan Pemda, travel biro serta pelaku pariwisata lainnya.

Faktor penting selanjutnya, yaitu strategi Marketing, Branding dan Promotion sebagai upaya selling the products. Cara ini efektif dalam memperkenalkan destinasi dan paket-paket wisata yang kita miliki. Daya gunakan sosmed, karena media ini jangkauannya luas. Lebih bagus kalau ada profil desa. Saya bisa bantu share lewat akun sosmed pribadi maupun melalui akun Pemprov.

Hadirin yang berbahagia;

Pariwisata merupakan salah satu pengungkit perekonomian Jawa Tengah, yang mampu mendorong dunia usaha dan industri kreatif. Di sini ada penyerapan tenaga kerja. Berarti terjadi penurunan angka pengangguran yang insya Allah akan berimplikasi positif terhadap turunnya angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, yuk kita gotong-royong membangun pariwisata Jawa Tengah mulai dari lingkup yang paling kecil. Kita tata kampung kita, kita kelola desa kita menjadi destinasi wisata yang unik dan menarik. Desa maju, ekonomi tumbuh dan tentunya masyarakat semakin sejahtera.

Demikian, yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga Allah SWT, memudahkan usaha kita memajukan Jawa Tengah

Wabillahi taufik wal hidayah

Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

GUBERNUR JAWA TENGAH

 

 

 

H. TAJ YASIN