SAMBUTAN

GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA

SILATURAHIM ULAMA, UMARO, TNI POLRI

KAB. PEKALONGAN, 07 DESEMBER 2019

 

          Assalamu `alaikum Wr.Wb.

          Salam sejahtera untuk kita semuanya.

 

Yang saya hormati, Bapak Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia;

Bapak Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia;

Panglima Tentara Nasional Indonesia dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia;

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama;

Para alim ulama, Habaib, Kyai, wabil khusus Abah habib Muhammad Luthfiy Ali Bin Yahya;

Unsur Forkopimda Provinsi Jawa Tengah;

Bupati dan Unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan;

Rekan-rekan dari unsur TNI dan Polri;

Panitia, Undangan dan Hadirin sekalian;

 

Hadirin yang saya hormati;

          Alhamdulillah berbahagia sekali hari ini kulo saged silaturahim kaliyan para ulama, umara dan TNI/Polri. Kebersamaan yang makin mengukuhkan bahwa kita adalah anak-anak bangsa yang selalu setia menjaga persaudaraan, kekeluargaan dan ukhuwah. Bagaima-napun kebersamaan itu sangat indah, dan selalu membawa berkah. Kebersamaan itu sangat menguat-kan dalam meraih mimpi serta harapan.

        Dulu, ketika memperjuangkan negara Indo-nesia agar merdeka dari penjajahan, ulama, umaro, tentara dan polisi bersatu padu berjuang melawan penjajah. Ada perjuangan fisik, ada diplomasi, ada ijtihad dan fatwa ulama yang kemudian menjadi sebuah kekuatan hebat untuk mencapai kedaulatan. Kini, semangat kebersamaan itu tak pernah sirna. Semangat untuk memberikan sumbang pikiran dan tenaga demi kejayaan bangsa dan tegaknya NKRI.

        Saya sangat mengapresiasi upaya Habib Luthfiy, para ulama dan kyai yang tidak pernah lelah melakukan pembinaan keagamaan, pencerahan, pen-cerdasan dan membimbing umat dengan ajaran dan nilai-nilai Islam serta sekaligus menjaga moral bangsa dan etika keber-agama-an, dan penghormatan ke-beragaman. Begitupun kepada rekan-rekan TNI/Polri, atas profesionalitas dalam tugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta sekaligus tugas lainnya demi kemajuan pembangunan yang mensejahterakan.

        Mudah-mudahan, atas doa dan ikhtiar kita bersama, serta pangestunipun saking para Kyai lan Habaib, seluruh tahapan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan baik. Masyarakat tidak terprovokasi kampanye hitam, lalu pemungutan suara bisa lancar, dan masyarakat beramai-ramai ke TPS memberikan suara menurut pilihan terbaiknya. Dan tentu hasilnya bisa diterima oleh semua pihak serta mampu menghadirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang amanah.

        Selanjutnya, khusus menghadapi peringatan Natal dan tahun baru 2020, saya harapkan seluruh masyarakat dapat saling bertoleransi, menghargai dan menghormati antar pemeluk agama. Kita jaga agenda tersebut berjalan lancar, aman dan tertib. Bersama Satgas Pangan, kita pastikan pula harga dan ketersediaan kebutuhan pokok selalu ada dan terjangkau. Yang nimbun-nimbun, agar dapat ditindak tegas karena berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat.

        Pada akhirnya, saya selalu mengharapkan kepada para ulama agar ampun sayah paring nasehat dan masukan kepada kami semua untuk kesejah-teraan masyarakat dan kemajuan pembangunan di Jateng. Termasuk untuk tidak pernah lelah ngandani umat agar senantiasa bisa menjaga toleransi kehidupan beragama, berbuat dan beramal baik, serta peduli kepada sesama di tengah bencana alam yang terjadi di sekitar kita saat ini.

Hadirin yang saya hormati;

        Para kyai dan para founding father Negara kita sudah mengawalinya, sekarang kita yang harus meneruskan. Mari, kita jalankan peran kita masing-masing dengan baik, profesional dan proporsional untuk mewujudkan Indonesia yang semakin adem, ayem lan tentrem.  Insya Allah bersama-sama kita akan mampu membawa kehidupan negeri yang Baldatun Thoyibatun Warabun Ghofur.

Itulah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang amat berbahagia ini.

Sekian dan terima kasih atas kebersamaan kita.

Wabillahi taufik wal hidayah

Wassalamu `alaikum Wr.Wb.

GUBERNUR JAWA TENGAH

 

H. GANJAR PRANOWO, SH., M.IP