SAMBUTAN

SEKRETARIS DAERAH

PROVINSI JAWA TENGAH

 PADA ACARA

SOSIALISASI PERDA PROVINSI JAWA TENGAH NO. 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NO. 6 TAHUN 2010 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009-2029

SEMARANG, 9 DESEMBER 2019

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.

Yang saya hormati, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, atau yang mewakili.

Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah, atau yang mewakili.

Para Narasumber, Peserta Sosialisasi, undangan dan hadirin yang berbahagia;

Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan YME karena limpahan taufik dan hidayah-Nya, pada siang hari ini kita dapat berkumpul untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Perda Provinsi Jawa Tengah No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Tengah No. 6 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2029.

Bapak / Ibu, Kegiatan penataan ruang merupakan proses dinamis dalam rangka mewujudkan tujuan rencana tata ruang. Proses dinamis ini mengandung pengertian bahwa dalam mewujudkan tujuan rencana tata ruang terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja rencana tata ruang, sehingga tujuan yang ditetapkan belum tentu sesuai atau dapat tercapai melalui kebijakan dan strategi yang ditetapkan akibat adanya perkembangan lingkungan strategis dan dinamika pembangunan.

Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 21 Juli 2010 telah menetapkan Peraturan Daerah Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2010 tentang RTRW Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2029. Sampai dengan tahun 2019, Perda ini telah berlaku selama kurang lebih 9 (sembilan) tahun. Selama masa berlakunya Perda ini telah banyak dinamika yang berubah, seperti : tuntutan pembangunan ekonomi - lingkungan hidup – perubahan sosial, kebijakan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, aturan pengelolaan kawasan, perizinan, semakin berkembangnya teknologi pemetaan, dan sebagainya. Perubahan dinamika ini merupakan konsekuensi dari proses perubahan dan perkembangan, sehingga kerapkali menuntut aturan formal untuk disesuaikan dan diselaraskan.

Dokumen RTRW sebagai bentuk dokumen perencanaan yang berjangka panjang (20 tahun), sangat berpotensi terkena dampak perubahan dinamika yang berkembang. Berkenaan dengan hal tersebut, Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang sudah mengantisipasi dengan memberikan peluang bahwa, rencana tata ruang dapat ditinjau kembali 1 kali dalam 5 tahun. Peninjauan kembali rencana tata ruang dimaksudkan untuk mengetahui apakah rencana tata ruang masih sesuai dengan kebutuhan pembangunan.

Berdasarkan peninjauan kembali yang dilakukan pada tahun 2016, maka Perda RTRW Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2010 direkomendasikan untuk direvisi, dengan hasil sebagai berikut:

1.    Kualitas RTRW, utamanya terkait akurasi peta dan sistematika penyusunan perlu untuk disempurnakan;

2.    Terbitnya beberapa peraturan baru, sehingga beberapa substansi sudah tidak sahih lagi;

3.    Terdapat dinamika pembangunan eksternal, utamanya terkait kebijakan pembangunan nasional yang belum terakomodir di dalam RTRWP Jateng.

4.    Dinamika pembangunan internal, antara lain terkait permintaan pengurangan luasan LP2B di kabupaten/kota dalam rangka pemenuhan kebutuhan ruang untuk kegiatan non pertanian (industri, permukiman, infrastruktur, dan lain-lain)

Bapak / Ibu yang kami hormati,

Proses revisi Perda RTRW Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2010 ini pada prinsipnya dilakukan dengan mempertimbangkan hasil rekomendasi peninjauan kembali. Dalam revisi ini telah disempurnakan beberapa materi terkait dengan tujuan penataan ruang, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, dan penetapan kawasan strategis provinsi.

Revisi Perda Nomor 6 Tahun 2010 diharapkan akan semakin membuat pem-bangunan di Provinsi Jawa Tengah dari aspek matra ruang semakin baik dan berkualitas. Tidak dapat di pungkiri bahwa, tuntutan pembangunan saat ini adalah bagaimana menjaga keseimbangan aspek ekonomi – lingkungan hidup – sosial. Mempertimbangkan hal ini maka tujuan/arah penataan ruang yang semula “Terwujudnya ruang Provinsi Jawa Tengah yang lestari dengan memperhatikan pemerataan pembangunan wilayah” kemudian direvisi menjadi “Terwujudnya ruang wilayah Provinsi yang berdaya saing berbasis pertanian, industri, dan pariwisata dengan memperhatikan kelestarian alam dan pemerataan pembangunan wilayah”.

Perlu saya sampaikan bahwa dinamika pem-bangunan di Jawa Tengah pada khususnya sangatlah cepat, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta berkembang dengan pesat. Pemerintah melakukan upaya percepatan proyek-proyek yang dianggap strategis dan memiliki urgensi tinggi melalui Program Percepatan Proyek Strategis Nasional.

Terdapat beberapa Proyek Strategis Nasional di Jawa Tengah diantaranya pem-bangunan Jalan Tol Mulai dari Brebes sampai dengan Sragen yang terhubung sampai dengan Ngawi Jawa Timur, pembangunan Bendungan dan Jaringan Irigasi, Peningkatan kilang minyak RDMP, Double Track Jalur kereta api di selatan serta percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pengembangan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) yang berada di Jawa Tengah. Semua Proyek Strategis Nasional tersebut sudah terwadahi dalam revisi RTRW Provinsi Jawa Tengah sehingga diharapkan dapat segera direalisasikan dalam waktu singkat.

Revisi RTRW Provinsi Jawa Tengah sudah melalui proses yang panjang dan lama, dimulai dari pelaksanaan Peninjauan Kembali pada tahun 2016, pembahasan Lintas Sektor di tingkat Kementerian pada bulan Februari 2019 yang menghasilkan surat Persetujuan Substansi Menteri ATR/BPN pada bulan Juli 2019, proses evaluasi di Kementerian Dalam Negeri pada bulan Agustus 2019 sampai akhirnya dapat disahkan pada tanggal 27 September 2019.

Dalam acara Sosialisasi Perda Provinsi Jawa Tengah No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Tengah No. 6 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2029 ini, akan disampaikan latar belakang yang mendasari perlunya dilakukan revisi serta perubahan dalam kebijakan strategi serta rencana struktur ruang, rencana pola ruang dan rencana kawasan strategis provinsi.

Bapak / Ibu yang berbahagia,

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, selanjutnya dengan memohon ridho Allah SWT, seraya mengucap bismillah-hirrohmannirrohim, Sosialisasi Perda Provinsi Jawa Tengah No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Tengah No. 6 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2029, secara resmi saya buka dan dimulai. Semoga forum ini berjalan lancar dan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan Jawa Tengah. Sekian dan terima kasih atas kebersamaan kita.

Wabillahi taufik wal hidayah.

Wassalamu`alaikum Wr. Wb.

  Pj. SEKRETARIS DAERAH  

  PROVINSI JAWA TENGAH

 

 

 

 

                          HERRU SETIADHIE, SH, M.Si