SAMBUTAN

GUBERNUR JAWA TENGAH

PADA ACARA

AWARDING GERAKAN INDONESIA MENABUNG PROVINSI JAWA TENGAH DAN

JATENG FINANCIAL EXPO (JFEx) 2019

SEMARANG, 8 DESEMBER 2019

 

Assalamu’alaikum Wr Wb;

Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.

 

Yang saya hormati, Ketua Dewan Komisioner OJK; Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY; Pimpinan Dunia Usaha, Lembaga Keuangan lan Perbankan; Para Penerima Award; Tamu Undangan dan hadirin yang berbahagia;

 

Saya sangat mengapresiasi langkah OJK untuk memberikan penghargaan kepada Kabupa-ten/Kota, Sekolah, dan Bank Koordinator yang dinilai memiliki capaian yang baik dalam men-dukung Gerakan Indonesia Menabung (GIM), sebagai bagian dari upaya untuk mengejar target rasio keuangan inklusif sebesar 75 persen di akhir 2019. Inklusi keuangan sangat penting, karena akses masyarakat terhadap fasilitas jasa ke-uangan merupakan titik awal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kese-jahteraan masyarakat. Dari sisi pembiayaan, dengan semakin banyak masyarakat menikmati fasilitas kredit, perekonomian akan cepat bergulir dan berkelanjutan. Mengapa demikian?

Adanya kemudahan akses terhadap permodalan, membuat masyarakat dapat melakukan kegiatan ekonomi produktif, yang mendatangkan peng-hasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menyejahterakan keluarganya.

Demikian pula sektor usaha padat karya seperti UMKM. Dengan adanya akses perbankan, maka pelaku UMKM potensial yang terhambat keter-batasan modal, dapat difasilitasi oleh perbankan melalui penyaluran kredit, sehingga usahanya dapat berkembang. Kalau usahanya berkembang, maka dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan menurunkan jumlah pengangguran dan pen-duduk miskin.

Tantangan Indonesia di masa mendatang bukan sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi, melainkan pertumbuhan ekonomi berkualitas dalam arti merata, berkeadilan dan berkesinambungan.

Untuk itu, sistem keuangan yang ideal seharusnya mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, melalui kebijakan keuangan inklusif diharapkan semua orang mempunyai akses jasa keuangan yang berkualitas, dengan biaya terjangkau dan cara menyenangkan, tidak rumit.

Yang tidak kalah penting, adalah mengajak dan mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk membudayakan menabung, karena budaya me-nabung merupakan pintu masuk keberhasilan Keuangan Inklusif. Dengan menabung, kelak masyarakat memiliki tingkat literasi keuangan yang semakin baik, sehingga dapat menikmati dan memanfaatkan akses dan fasilitas melalui berbagai transaksi keuangan yang ditawarkan dalam upaya melakukan kegiatan ekonomi produktif.

Maka, saya sangat mendukung pelaksanaan Jateng Financial Expo (JFEx) 2019, sebagai salah satu sarana literasi keuangan bagi masyarakat luas. Dengan pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan, mudah-mudahan juga mendorong masyarakat untuk gemar menabung demi masa depannya.

Hadirin yang saya hormati;

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini.

SELAMAT untuk para Penerima Pengharga-an. Teruslah berkarya untuk bangsa.

Sekian dan terima kasih.

Wabillahitaufik wal hidayah,

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

GUBERNUR JAWA TENGAH

 

H. GANJAR PRANOWO, SH., M.IP